<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blaszta! - Freeware, Antivirus dan Komputer Tip &#38; Trik &#187; filezilla</title>
	<atom:link href="http://www.blaszta.com/blog/tag/filezilla/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.blaszta.com/blog</link>
	<description>“Kalau Ada yang Gratis, Kenapa Pakai Bajakan?”</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 14:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Gagal upgrade WordPress? Tambahkan Memory Limit!</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 16:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Tip & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[filezilla]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika masuk ke halaman admin WordPress sekitar 2 minggu yang lalu, saya melihat peringatan untuk upgrade ke WordPress 2.8.5. Namun karena sibuk pindah ke hosting baru dan mengganti tema blog, saya menunda proses ini. Ketika ada waktu luang, akhirnya saya melakukan proses upgrade. Namun tanpa disangka, ternyata saya menemukan masalah baru. Ketika menggunakan fitur upgrade [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 10px 5px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="wp_upgrades" border="0" alt="wp_upgrades" align="left" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/wp_upgrades.jpg" width="150" height="141" /> Ketika masuk ke halaman admin WordPress sekitar 2 minggu yang lalu, saya melihat peringatan untuk upgrade ke WordPress 2.8.5. Namun karena sibuk pindah ke hosting baru dan mengganti tema blog, saya menunda proses ini. Ketika ada waktu luang, akhirnya saya melakukan proses upgrade. Namun tanpa disangka, ternyata saya menemukan masalah baru.</p>
<p> <span id="more-588"></span><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="Fatal-error-Upgrading-WP" border="0" alt="Fatal-error-Upgrading-WP" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/FatalerrorUpgradingWP.png" width="454" height="144" />
<p>Ketika menggunakan fitur upgrade built in WordPress saya menemukan pesan kesalahan yang tidak pernah muncul sebelumnya.</p>
<blockquote><p><strong>Fatal error: </strong>Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted (tried to allocate 2354671 bytes) in <strong>/public_html/wordpress/wp-includes/http.php</strong> on line <strong>1331</strong></p>
</blockquote>
<p>Terus terang yang muncul pertama kali dalam pikiran saya adalah setting server hosting baru saya yang “tidak akomodatif”. Namun setelah berbicara dengan customer support &amp; melakukan sedikit riset dengan bantuan Google, saya menemukan solusinya.</p>
<p>Pesan kesalahan tersebut muncul karena ketika melakukan upgrade blog yang menggunakan cukup banyak plugin aktif (saya menggunakan 10+ plugin). Cara pertama adalah non aktifkan plugin-plugin tersebut sebelum proses upgrade &amp; ini pun belum pasti berhasil. Hmm sedikit merepotkan menurut saya. Cara kedua adalah dengan menaikkan memory limit PHP, sehingga ketika script untuk upgrade dijalankan tidak menghasilkan pesan fatal error. Caranya cukup sederhana:</p>
<ol>
<li>Dengan program FTP (FileZilla, SmartFTP, dll.) login ke website di mana WordPress di install.</li>
<li>Download file <strong>wp-config.php</strong> ke komputer Anda sebagai backup.</li>
<li>Jika Anda menggunakan FileZilla, <strong>klik kanan</strong> file wp-config.php yang ada di website dan pilih <strong>Edit</strong>.</li>
<li>Program text editor (biasanya Notepad) akan menampilkan isi file wp-config.php, tambahkan:
<p><strong><div class="note"><div class="noteclassic">define(&#8216;WP_MEMORY_LIMIT&#8217;, &#8217;64M&#8217;);</div></div></strong>      </p>
<p>di baris baru, setelah baris define(&#8216;DB_COLLATE&#8217;, &#8221;).</li>
<li>Simpan file (Ctrl+S) lalu tutup program text editor. FileZilla akan memunculkan pesan seperti ini:     <br /><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/filezille_upload_confirm.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="filezille_upload_confirm" border="0" alt="filezille_upload_confirm" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/filezille_upload_confirm_thumb.jpg" width="231" height="180" /></a>       <br />Tandai “Finish editing..” &amp; klik Yes. FileZilla akan mengupload secara otomatis file yang diedit.</li>
<li>Login ke halaman admin WordPress &amp; lakukan upgrade.</li>
</ol>
<p>Sedikit penjelasan (untuk yang ingin tahu), 64M adalah singkatan dari 64 Mega Bytes. Jadi kita mengubah besar ruang memory yang dapat digunakan oleh PHP untuk mengeksekusi sebuah script. Jika nilai ini terlalu besar, Anda bisa menggunakan nilai yang lebih kecil seperti 32M atau 16M.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

