<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blaszta! - Freeware, Antivirus dan Komputer Tip &#38; Trik</title>
	<atom:link href="http://www.blaszta.com/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.blaszta.com/blog</link>
	<description>“Kalau Ada yang Gratis, Kenapa Pakai Bajakan?”</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 14:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Aplikasi Tambahan untuk ClearOS</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2012/01/aplikasi-tambahan-untuk-clearos/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2012/01/aplikasi-tambahan-untuk-clearos/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 09:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[ClearOS]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/?p=646</guid>
		<description><![CDATA[ClearOS merupakan salah satu distro Linux yang cukup terkenal sebagai Firewall murah-meriah (baca: gratis). Sudah cukup banyak artikel, blog,bahkan e-book (ada juga yang berbahasa Indonesia) yang membahas ClearOS sebagai firewall, jadi saya tidak akan membahas itu disini. Salah satu yang menarik dari ClearOS (dan hampir semua proyek OpenSource) adalah kemampuan untuk dikembangkan menggunakan aplikasi tambahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; float: left;" src="http://www.clearfoundation.com/images/stories/MediaCenter/ClearOS/ClearOS-Icon-xs.png" alt="" align="left" /><a href="http://www.clearfoundation.com/Software/overview.html" target="_blank">ClearOS</a> merupakan salah satu distro Linux yang cukup terkenal sebagai Firewall murah-meriah (baca: gratis). Sudah cukup banyak artikel, blog,bahkan e-book (ada juga yang berbahasa Indonesia) yang membahas ClearOS sebagai firewall, jadi saya tidak akan membahas itu disini.</p>
<p>Salah satu yang menarik dari ClearOS (dan hampir semua proyek OpenSource) adalah kemampuan untuk dikembangkan menggunakan aplikasi tambahan atau extensi. Terdapat beberapa aplikasi yang selalu saya install pada sistem ClearOS, dan caranya cukup mudah karena sudah dibuatkan repository oleh Tim Burgess, salah seorang developer ClearOS.</p>
<p><span id="more-646"></span></p>
<h3>Menambahkan Repo Tim</h3>
<p>Anda harus menggunakan console ClearOS (untuk keluar dari webconsole ClearOS tekan Ctrl+Alt+F2, dan untuk kembali tekan Ctrl+Alt+F7) untuk menjalankan perintah berikut. Jika Anda menggunakan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/PuTTY" target="_blank">PuTTY</a>, dapat copy perintah di bawah dan di paste menggunakan klik kanan pada prompt:</p>
<pre style="background-color: #fbfbfb; margin: 0em; width: 100%; font-family: consolas,'Courier New',courier,monospace; font-size: 12px;">rpm --import ftp://timburgess.net/RPM-GPG-KEY-TimB.txt
wget ftp://timburgess.net/repo/clearos/5.2/os/timb-release-1-0.noarch.rpm
rpm -Kv timb-release-1-0.noarch.rpm
rpm -Uvh timb-release-1-0.noarch.rpm</pre>
<p>Setelah repo Tim terpasang kita dapat mulai memasang aplikasi tambahannya.</p>
<h3>Live Logs Viewer</h3>
<p>Membaca ribuan baris file log bukan hal yang menyenangkan, apalagi yang Anda cari ada pada bagian terakhir file log <img class="wlEmoticon wlEmoticon-smile" style="border-style: none;" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/wlEmoticon-smile.png" alt="Smile" />, belum lagi ClearOS memiliki batasan jumlah baris log yang dapat ditampilkan. Aplikasi Live Logs Viewer menampilkan 100 baris (dapat diubah) terakhir dari file log dan di update secara real-time. Sangat berguna untuk trouble-shooting system.</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/tmp7E01.png" rel="lightbox"><img style="background-image: none; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;" title="tmp7E01" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/tmp7E01_thumb.png" alt="tmp7E01" width="554" height="372" border="0" /></a></p>
<p>Instalasi:</p>
<pre style="background-color: #fbfbfb; margin: 0em; width: 100%; font-family: consolas,'Courier New',courier,monospace; font-size: 12px;">yum --enablerepo=timb install app-livelogs</pre>
<p>Setelah instalasi Anda dapat melihat aplikasinya di Webconfig &gt; Reports Menu &gt; System &gt; Live Logs</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>SMART Status Report</h3>
<p>Pertama-tama SMART disini tidak ada hubungannya dengan modem Smartfren <img class="wlEmoticon wlEmoticon-smile" style="border-style: none;" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/wlEmoticon-smile.png" alt="Smile" />. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/S.M.A.R.T." target="_blank">SMART</a> merupakan singkatan dari Self-Monitoring, Analysis, and Reporting Technology dan digunakan untuk mengecek “kesehatan” hard disk Anda.</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/smart-standard1.jpg" rel="lightbox"><img style="background-image: none; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;" title="smart standard" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/smart-standard_thumb1.jpg" alt="smart standard" width="554" height="361" border="0" /></a></p>
<p>Instalasi:</p>
<pre style="background-color: #fbfbfb; margin: 0em; width: 100%; font-family: consolas,'Courier New',courier,monospace; font-size: 12px;">yum --enablerepo=timb install app-smart</pre>
<p>Setelah instalasi masuk ke System Menu &gt; Hardware &gt; SMART</p>
<p>Anda juga dapat melakukan test SMART sederhana dengan aplikasi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Bonus: Midnight Commander</h3>
<p>Midnight Commander (atau lebih sering disingkat sebagai MC) sebenarnya bukan aplikasi spesifik ClearOS karena terdapat di semua varian *nix. Jika Anda pernah menggunakan Norton Commander (NC) di zaman DOS, maka MC akan terasa sangat familiar karena memang MC merupakan clone dari NC. Dengan MC anda dapat dengan mudah melakukan navigasi  (menggunakan tombol panah, page up, home, dll. pada keyboard) dari dalam console termasuk melakukan berbagai tipe operasi file seperti copy (F5), move (F6) dan membuat folder (F7).</p>
<p>Instalasi:</p>
<pre style="background-color: #fbfbfb; margin: 0em; width: 100%; font-family: consolas,'Courier New',courier,monospace; font-size: 12px;">yum install mc</pre>
<p>Setelah instalasi untuk memanggilnya cukup mengetik: mc</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/tmpF40C.png" rel="lightbox"><img style="background-image: none; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;" title="tmpF40C" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/tmpF40C_thumb.png" alt="tmpF40C" width="525" height="374" border="0" /></a></p>
<p>Untuk berpindah dari panel kiri ke kanan cukup dengan menekan Tab pada keyboard. Untuk keluar dan kembali ke console tekan F10.</p>
<p>Jika tampilan mc Anda tidak rapi (banyak character aneh) ketika menggunakan PuTTY pastikan koneksi PuTTY Anda menggunakan UTF-8 (Window &gt; Translation pilih UTF-8).</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/tmpEC2D.png" rel="lightbox"><img style="background-image: none; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-width: 0px;" title="tmpEC2D" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/tmpEC2D_thumb.png" alt="tmpEC2D" width="389" height="374" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2012/01/aplikasi-tambahan-untuk-clearos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Ulang DNS yang Terintegrasi dengan Active Directory</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2011/08/instalasi-ulang-dns-yang-terintegrasi-dengan-active-directory/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2011/08/instalasi-ulang-dns-yang-terintegrasi-dengan-active-directory/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 07:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Freeware]]></category>
		<category><![CDATA[Active Directory]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2011/08/instalasi-ulang-dns-yang-terintegrasi-dengan-active-directory/</guid>
		<description><![CDATA[Hal yang mungkin sangat jarang sekali perlu dilakukan oleh seorang SysAdmin, namun memang jika perlu di lakukan mungkin tulisan ini bisa memberi sedikit pencerahan. Prosedur utamanya: Remove DNS berikut cachenya &#38; install DNS yang terintegrasi dengan Active Directory (berikutnya saya singkat dengan AD). Berikut adalah langkah-langkahnya: Uninstall DNS (Start &#62; Manage Your Server &#62; Add/remove [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hal yang mungkin sangat jarang sekali perlu dilakukan oleh seorang SysAdmin, namun memang jika perlu di lakukan mungkin tulisan ini bisa memberi sedikit pencerahan.    </p>
<p>Prosedur utamanya: Remove DNS berikut cachenya &amp; install DNS yang terintegrasi dengan Active Directory (berikutnya saya singkat dengan AD). Berikut adalah langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Uninstall DNS (Start &gt; Manage Your Server &gt; Add/remove a role atau via Control Panel &gt; Add Remove Program &gt; Windows Component) </li>
<li>Hapus file “netlogon.dns” &amp; “netlogon.dnb” pada c:\Windows\system32\config </li>
<li>Hapus folder “dns” pada c:\Windows\system32 </li>
<li>Hapus DNS obyek pada AD: (Start &gt; Administrative Tools &gt; AD Users &amp; Computer, klilk <strong>View </strong>&gt; <strong>Advanced Features</strong>, expand <strong>System</strong> folder &gt; MicrosoftDNS dan hapus semua obyek dnsZone di dalamnya. Catatan: pada kasus saya, langkah ini diperlukan untuk menghapus semua data Reverse Lookup Zone yang membandel (tidak bisa dihapus) </li>
<li>Reset password Kerberos. Buka command prompt dan ketik: <font face="Consolas"><strong>netdom resetpwd /server:<em>NamaServer</em> /userd:<em>NamaServer</em>\administrator /passwordd:****</strong></font> </li>
<li>Buka setting TCP/IP jaringan (Control Panel &gt; Network Connections, atau klik kanan icon jaringan pada system tray, klik kanan pada icon jaringan yang digunakan &gt; Properties). Pilih TCP/IP klik Properties dan pastikan IP DNS server sudah benar (bukan 127.0.0.1) </li>
<li>Hapus Caching Resolver. Buka command prompt lalu ketik: <strong><font face="Consolas">ipconfig /flusdns</font></strong> </li>
<li>Stop/restart servis Netlogon: <strong><font face="Consolas">net stop netlogon</font></strong> dan <strong><font face="Consolas">net start netlogon</font></strong> </li>
<li>Reinstall DNS </li>
<li>Konfirmasi: cek apakah file/folder pada langkah 2 &amp; 3 muncul kembali dan jalankan perintah: <strong><font face="Consolas">netdiag /fix</font></strong> </li>
</ol>
<p>Catatan: Proses ini saya lakukan pada Windows Server 2003 R2. Sebelum menginstall ulang DNS Server, sebaiknya di coba dulu diperbaiki (lihat: <a title="http://support.microsoft.com/kb/305967/en-us" href="http://support.microsoft.com/kb/305967/en-us">http://support.microsoft.com/kb/305967/en-us</a>).</p>
<p>Referensi:</p>
<ul>
<li><a title="http://support.microsoft.com/kb/294328" href="http://support.microsoft.com/kb/294328">http://support.microsoft.com/kb/294328</a> </li>
<li><a title="http://www.petri.co.il/forums/showthread.php?t=26637&amp;page=8" href="http://www.petri.co.il/forums/showthread.php?t=26637&amp;page=8">http://www.petri.co.il/forums/showthread.php?t=26637&amp;page=8</a> </li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2011/08/instalasi-ulang-dns-yang-terintegrasi-dengan-active-directory/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EASEUS Partition Master Pro, Gratis Hari ini!</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/easeus-partition-master-professional-gratis-untuk-hari-ini/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/easeus-partition-master-professional-gratis-untuk-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 17:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Freeware]]></category>
		<category><![CDATA[Utility]]></category>
		<category><![CDATA[Easeus]]></category>
		<category><![CDATA[partisi]]></category>
		<category><![CDATA[Partition Master]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2010/01/easeus-partition-master-professional-gratis-untuk-hari-ini/</guid>
		<description><![CDATA[Walau saya lebih sering menggunakan Live CD Linux untuk menghapus &#38; membuat partisi, kadang kala saya butuh tool yang lebih canggih seperti Easeus Partition Master. Kelebihan utama dari software ini adalah Anda dapat merubah ukuran partisi “on-the-fly” (terdapat data di dalamnya). Namun perlu diingat, selalu backup partisi/data Anda sebelum melakukannya. Terdapat juga Easeus Partition Master [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 5px 0px; display: inline;" src="http://www.partition-tool.com/images/pro-screen/main-window.gif" alt="" align="left" /> Walau saya lebih sering menggunakan Live CD Linux untuk menghapus &amp; membuat partisi, kadang kala saya butuh tool yang lebih canggih seperti Easeus Partition Master. Kelebihan utama dari software ini adalah Anda dapat merubah ukuran partisi “on-the-fly” (terdapat data di dalamnya). Namun perlu diingat, selalu backup partisi/data Anda sebelum melakukannya.</p>
<p>Terdapat juga Easeus Partition Master Free edition, namun versi gratis ini tidak memungkinan membuat bootable CD dan belum mendukung 64 bit. Khusus hari ini Easeus membagikan Partition Master Professional versi 4.1.1 secara gratis. Anda dapat mengunduhnya di: <a title="http://www.partition-tool.com/giveaways/epmpro/" href="http://www.partition-tool.com/giveaways/epmpro/">http://www.partition-tool.com/giveaways/epmpro/</a></p>
<p><div class="note"><div class="noteclassic">Update: Promo ini ternyata berlaku cukup lama, namun per 1 February 2010 program promo ini berakhir.</div></div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/easeus-partition-master-professional-gratis-untuk-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Install Windows 7 di Dell XPS M1330</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 09:27:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Tip & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Dell XPS M1330]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin seorang teman meminta bantuan saya untuk menginstall Windows 7 pada notebooknya. Notebook yang digunakan adalah Dell XPS M1330. Langsung saja saya jawab “ya” dan meminta ia meninggalkan notebook beserta cd-cd drivernya. Hal yang saya kira pekerjaan mudah, ternyata sedikit lebih rumit dari yang saya bayangkan. Saya tidak suka melakukan upgrade operating system (OS sebelumnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 5px 0px; display: inline; border: 0px;" title="xps1330_red_open" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2010/01/xps1330_red_open.jpg" border="0" alt="xps1330_red_open" width="240" height="240" align="left" /> Kemarin seorang teman meminta bantuan saya untuk menginstall Windows 7 pada notebooknya. Notebook yang digunakan adalah Dell XPS M1330. Langsung saja saya jawab “ya” dan meminta ia meninggalkan notebook beserta cd-cd drivernya. Hal yang saya kira pekerjaan mudah, ternyata sedikit lebih rumit dari yang saya bayangkan.</p>
<p>Saya tidak suka melakukan upgrade operating system (OS sebelumnya adalah Windows Vista). Kebetulan si pemilik notebook juga sudah melakukan backup terhadap semua dokumen di dalamnya, jadi saya melakukan “clean install”. Pada percobaan pertama instalasi, Windows 7 gagal booting. Stuck, tidak bisa masuk Windows. Saya coba melakukan “Repair Boot”, namun gagal juga. Hmm cukup merepotkan pikir saya.</p>
<p><span id="more-597"></span></p>
<p><strong>Partisi<br />
</strong>Di awal instalasi saya melihat bahwa hard disknya di partisi menjadi 5 bagian: Recovery, Drive C, Drive D, dan 2 partisi untuk Dell Media Direct (instant OS, untuk memutar DVD, lagu, dan lain-lain tanpa perlu booting ke dalam Windows). Pada proses instalasi, saya memilih Drive C sebagai tempat instalasi. Karena gagalnya tidak bisa masuk ke dalam OS sama sekali, saya asumsikan drive C tidak di set sebagai partisi aktif (bootable) atau masalah lain yang berhubungan dengan setting partisi pada hard disk ini. Rencana saya adalah menghapus bersih semua partisi yang ada dan mulai instalasi dari partisi kosong. Namun si pemilik meminta agar Dell Media Direct tetap ada. Karena saya tidak ada pengalaman menginstall Dell Media Direct (terdapat CD instalasinya), maka saya harus melakukan riset kecil melalui Google.</p>
<p>Kecurigaan saya ternyata benar. Windows 7 yang tidak bisa boot tersebut bermasalah dengan partisi, karena partisi hard disk harus “di persiapkan” dahulu oleh Dell Media Direct. Jadi prosedur yang saya lakukan:</p>
<ol>
<li>Hapus semua partisi (boot notebook dengan live CD Ubuntu, lalu hapus partisi menggunakan Partition Editor dari menu Administration, lalu restart notebook).<div class="note"><div class="notewarning">Saya tidak membutuhkan partisi Recovery, dan menurut saya partisi ini tidak ada gunanya. Jika Anda membutuhkannya, Anda harus mencari cara lain.</div></div></li>
<li>Siapkan drive dengan Dell Media Direct; boot notebook dengan Dell Media Direct CD. Akan ada menu DOS yang muncul, lalu pilih opsi no 2 (“Custom..”) dan tentukan besar partisi untuk C, lalu restart.</li>
<li>Boot dengan DVD Windows 7 &amp; install Windows seperti biasa.</li>
<li>Install driver menggunakan cd driver bawaan (Catatan: tanda centang di awal menunjukkan hardware yang sesuai dengan konfigurasi notebook Anda). Dell XPS M1330 tidak secara resmi mendukung Windows 7. Namun driver Vista yang ada di dalamnya masih kompatible dengan Windows 7, namun pastikan jika Anda menginstall Windows 7 32 bit, gunakan driver Vista 32 bit.</li>
<li>Setelah instalasi Windows selesai, masukkan kembali Dell Media Direct CD, lalu klik install atau run ketika autoplay CD berjalan. Setelah instalasi selesai, matikan notebook lalu nyalakan kembali namun kali ini menggunakan tombol Media Direct (icon Home). Ini untuk menjalankan “initial build” (hanya sekali saja, selanjutnya tidak akan muncul).</li>
</ol>
<p><strong>Finger Print Reader<br />
</strong>Saya cek kembali device manager dan saya tidak menemukan tanda device tanpa driver kecuali device finger print. Saya coba kembali instalasi driver namun masih gagal. Saya curiga bahwa drivernya masih belum mendukung Windows 7. Kembali saya meminta bantuan Google, dan tidak lama saya temukan bahwa saya harus menginstall driver dari si pembuat finger print device: UPEK. Link downloadnya adalah: <a title="http://www.upek.com/support/downloads/drivers/windows.asp" href="http://www.upek.com/support/downloads/drivers/windows.asp">http://www.upek.com/support/downloads/drivers/windows.asp</a></p>
<p>Nah, sekarang notebook ini sudah 100% Windows 7 ready! <img src='http://www.blaszta.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Speccy: Dapatkan Informasi Hardware dengan Mudah</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/speccy-dapatkan-informasi-hardware-dengan-mudah/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/speccy-dapatkan-informasi-hardware-dengan-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 15:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Freeware]]></category>
		<category><![CDATA[Utility]]></category>
		<category><![CDATA[speccy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2009/11/speccy-dapatkan-informasi-hardware-dengan-mudah/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tulisan Trik Mencari Driver Hardware yang Tepat saya menganjurkan menggunakan Belarc Advisor maupun Everest mengetahui konfigurasi hardware yang dalam komputer tanpa membuka casing CPU. Kali ini saya menemukan software lain: Speccy. Speccy merupakan software besutan Piriform yang juga mengeluarkan CCleaner, Defraggler &#38; Recuva. Mungkin Anda berpikir bahwa software ini lebih cocok untuk orang IT [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 5px 0px; display: inline" align="left" src="http://static.piriform.com/pf/icon/sp_64.png" /> Pada tulisan <a href="http://www.blaszta.com/blog/2008/12/trik-mencari-driver-hardware-yang-tepat/">Trik Mencari Driver Hardware yang Tepat</a> saya menganjurkan menggunakan <a href="http://www.belarc.com/free_download.html" target="_blank">Belarc Advisor</a> maupun Everest mengetahui konfigurasi hardware yang dalam komputer tanpa membuka casing CPU. Kali ini saya menemukan software lain: Speccy. Speccy merupakan software besutan <a href="http://www.piriform.com/" target="_blank">Piriform</a> yang juga mengeluarkan CCleaner, <a href="http://www.defraggler.com/" target="_blank">Defraggler</a> &amp; Recuva.</p>
<p> <span id="more-594"></span>
<p>Mungkin Anda berpikir bahwa software ini lebih cocok untuk orang IT atau orang yang suka memperbaiki komputer. Jangan salah, Speccy juga sangat berguna untuk hal lain, misalkan ketika Anda ingin menambah RAM (memory) dan ingin tahu jumlah slot yang masih kosong. Atau ketika perlu bantuan teman saat komputer bermasalah, jika teman Anda bertanya tentang konfigurasi komputer, dengan Speccy Anda dapat menjawab dengan mudah.</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/speccy.jpg" rel="lightbox"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="speccy" border="0" alt="speccy" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/speccy_thumb.jpg" width="491" height="387" /></a> </p>
<p>Layaknya Belarc Advisor maupun Everest, Speccy menampilkan berbagai informasi mengenai hardware &amp; kemampuannya. Info yang diberikan oleh Speccy tidak sebanyak Everest (namun lebih lengkap dari pada Belarc), namun saya rasa sudah sangat mencukupi. Walaupun masih menyandang status Beta, saya tidak menemukan masalah sama sekali ketika menjalankan Speccy.</p>
<p>Yang cukup menarik, freeware ini juga tersedia dalam bentuk portable (tidak perlu instalasi), sehingga sangat praktis untuk dibawa di dalam flash disk.</p>
</p>
<p><a href="http://www.piriform.com/speccy" target="_blank">Download Speccy</a> (Freeware, 1.1 MB untuk installer, 1,3 MB untuk portable)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/speccy-dapatkan-informasi-hardware-dengan-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

