Bayangkan situasi seperti ini: anda sedang sibuk bekerja dan tiba-tiba window YM (atau instant messenger) muncul, dan teman anda menanyakan sebuah pertanyaan yang sangat sederhana (baca: yang bisa ditanyakan kepada siapa saja): “apa judul film James Bond terbaru?”. Oke, anda mungkin tahu jawabannya, namun kenapa sih dia bertanya kepada anda? Kan dia bisa pake Google? Jadi, daripada menjawab langsung, gunakan: let me google that for you.
Apa aplikasi favorit kamu untuk manajemen database MySQL? Mungkin jawabannya phpMyAdmin (PMA). Gw juga make aplikasi ini, dan terus terang ini memang aplikasi andalan gw. Namun kalau data kamu sudah puluhan ribu, sering kali kita akan terpentok dengan kemampuan PMA yg web based ini. Entah karena terpentok dengan limitasi Apache (kalau kamu memakai web server ini) yang hanya beberapa mega byte, atau terpentok time out eksekusi script PHP. Biasanya solusi yang digunakan melalu CLI (command line interface) atau menggunakan aplikasi MySQL manajer bawaan asli dari MySQL. Terus terang, entah kenapa untuk aplikasi terakhir ini gw selalu gak “sreg” dalam penggunaannya.
Interface Navicat ini relatif mudah dipahami. Kita bisa melakukan berbagai manajemen database dengan mudah, dengan response yang jauh lebih cepat dibandingkan PMA.
Sayangnya, dalam versi Lite ini banyak fitur yang dipangkas seperti backup, kemampuan konek ke server non-local, dan — ini fitur favorit gw — fitur import & eksport ke jenis data lain.
Sering kali gw mendapat data dalam bentuk file Excel, dan Navicat lah yang jadi andalan gw untuk “dump” data mentah ini ke database dengan cepat. Namun tentu saja dump data sql (text based) masih dapat dilakukan (dan sangat cepat, dibanding PMA tentunya
).
Jika anda bosan dengan “lambannya” PMA, Navicat ini bisa jadi pilihan menarik. Aplikasi ini juga tersedia untuk Mac OS X dan Linux (bundle dengan Wine). Perlu diingat, bahwa versi ini gratis namun (sayangnya) untuk keperluan non-komersil.
Hmmm judul yg panjang + mendeskripsikan isi artikel…. Jadi ngingetin gw sama judul2 di koran Pos Kota. Anyway, gw punya berbagai tool kecil utk konversi unit, dari Converbar sampai instacalc (widget/gadget di Vista sidebar… luar biasa berguna krn gw nyaris gak pernah buka calculator lg) utk bantu gw utk konversi unit, baik berat, panjang, maupun mata uang.
Tapi kalau gw lg gak di notebook gw, gimana caranya? Mungkin udah banyak yg nyedian konversi unit secara online. Bahkan di search box Google aja kita bisa ketik: “1 USD in IDR” untuk tahu berapa harga US$ 1 kalau di rupiahkan.
Nah ini gw br aja nemu website asik + berbahasa Indonesia Convertworld.com. Pilihan konversi unitnya secara beragam. Di halaman depannya aja, sudah ada 6 jenis unit konversi yg paling sering digunakan, termasuk (ini asik juga) jam :-). Kalau loe seperti gw yg punya bos suka melanglang buana, loe bisa cepet ngecek jam di mana si bos berada, n pastiin kalau itu udah jam tidur kalau loe mau reply email dia ![]()

