<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blaszta! - Freeware, Antivirus dan Komputer Tip &#38; Trik &#187; Tip &amp; Tricks</title>
	<atom:link href="http://www.blaszta.com/blog/category/tip-tricks/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.blaszta.com/blog</link>
	<description>“Kalau Ada yang Gratis, Kenapa Pakai Bajakan?”</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 14:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Install Windows 7 di Dell XPS M1330</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 09:27:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Tip & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Dell XPS M1330]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin seorang teman meminta bantuan saya untuk menginstall Windows 7 pada notebooknya. Notebook yang digunakan adalah Dell XPS M1330. Langsung saja saya jawab “ya” dan meminta ia meninggalkan notebook beserta cd-cd drivernya. Hal yang saya kira pekerjaan mudah, ternyata sedikit lebih rumit dari yang saya bayangkan. Saya tidak suka melakukan upgrade operating system (OS sebelumnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 5px 0px; display: inline; border: 0px;" title="xps1330_red_open" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2010/01/xps1330_red_open.jpg" border="0" alt="xps1330_red_open" width="240" height="240" align="left" /> Kemarin seorang teman meminta bantuan saya untuk menginstall Windows 7 pada notebooknya. Notebook yang digunakan adalah Dell XPS M1330. Langsung saja saya jawab “ya” dan meminta ia meninggalkan notebook beserta cd-cd drivernya. Hal yang saya kira pekerjaan mudah, ternyata sedikit lebih rumit dari yang saya bayangkan.</p>
<p>Saya tidak suka melakukan upgrade operating system (OS sebelumnya adalah Windows Vista). Kebetulan si pemilik notebook juga sudah melakukan backup terhadap semua dokumen di dalamnya, jadi saya melakukan “clean install”. Pada percobaan pertama instalasi, Windows 7 gagal booting. Stuck, tidak bisa masuk Windows. Saya coba melakukan “Repair Boot”, namun gagal juga. Hmm cukup merepotkan pikir saya.</p>
<p><span id="more-597"></span></p>
<p><strong>Partisi<br />
</strong>Di awal instalasi saya melihat bahwa hard disknya di partisi menjadi 5 bagian: Recovery, Drive C, Drive D, dan 2 partisi untuk Dell Media Direct (instant OS, untuk memutar DVD, lagu, dan lain-lain tanpa perlu booting ke dalam Windows). Pada proses instalasi, saya memilih Drive C sebagai tempat instalasi. Karena gagalnya tidak bisa masuk ke dalam OS sama sekali, saya asumsikan drive C tidak di set sebagai partisi aktif (bootable) atau masalah lain yang berhubungan dengan setting partisi pada hard disk ini. Rencana saya adalah menghapus bersih semua partisi yang ada dan mulai instalasi dari partisi kosong. Namun si pemilik meminta agar Dell Media Direct tetap ada. Karena saya tidak ada pengalaman menginstall Dell Media Direct (terdapat CD instalasinya), maka saya harus melakukan riset kecil melalui Google.</p>
<p>Kecurigaan saya ternyata benar. Windows 7 yang tidak bisa boot tersebut bermasalah dengan partisi, karena partisi hard disk harus “di persiapkan” dahulu oleh Dell Media Direct. Jadi prosedur yang saya lakukan:</p>
<ol>
<li>Hapus semua partisi (boot notebook dengan live CD Ubuntu, lalu hapus partisi menggunakan Partition Editor dari menu Administration, lalu restart notebook).<div class="note"><div class="notewarning">Saya tidak membutuhkan partisi Recovery, dan menurut saya partisi ini tidak ada gunanya. Jika Anda membutuhkannya, Anda harus mencari cara lain.</div></div></li>
<li>Siapkan drive dengan Dell Media Direct; boot notebook dengan Dell Media Direct CD. Akan ada menu DOS yang muncul, lalu pilih opsi no 2 (“Custom..”) dan tentukan besar partisi untuk C, lalu restart.</li>
<li>Boot dengan DVD Windows 7 &amp; install Windows seperti biasa.</li>
<li>Install driver menggunakan cd driver bawaan (Catatan: tanda centang di awal menunjukkan hardware yang sesuai dengan konfigurasi notebook Anda). Dell XPS M1330 tidak secara resmi mendukung Windows 7. Namun driver Vista yang ada di dalamnya masih kompatible dengan Windows 7, namun pastikan jika Anda menginstall Windows 7 32 bit, gunakan driver Vista 32 bit.</li>
<li>Setelah instalasi Windows selesai, masukkan kembali Dell Media Direct CD, lalu klik install atau run ketika autoplay CD berjalan. Setelah instalasi selesai, matikan notebook lalu nyalakan kembali namun kali ini menggunakan tombol Media Direct (icon Home). Ini untuk menjalankan “initial build” (hanya sekali saja, selanjutnya tidak akan muncul).</li>
</ol>
<p><strong>Finger Print Reader<br />
</strong>Saya cek kembali device manager dan saya tidak menemukan tanda device tanpa driver kecuali device finger print. Saya coba kembali instalasi driver namun masih gagal. Saya curiga bahwa drivernya masih belum mendukung Windows 7. Kembali saya meminta bantuan Google, dan tidak lama saya temukan bahwa saya harus menginstall driver dari si pembuat finger print device: UPEK. Link downloadnya adalah: <a title="http://www.upek.com/support/downloads/drivers/windows.asp" href="http://www.upek.com/support/downloads/drivers/windows.asp">http://www.upek.com/support/downloads/drivers/windows.asp</a></p>
<p>Nah, sekarang notebook ini sudah 100% Windows 7 ready! <img src='http://www.blaszta.com/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2010/01/install-windows-7-di-dell-xps-m1330/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gagal upgrade WordPress? Tambahkan Memory Limit!</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 16:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Tip & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[filezilla]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika masuk ke halaman admin WordPress sekitar 2 minggu yang lalu, saya melihat peringatan untuk upgrade ke WordPress 2.8.5. Namun karena sibuk pindah ke hosting baru dan mengganti tema blog, saya menunda proses ini. Ketika ada waktu luang, akhirnya saya melakukan proses upgrade. Namun tanpa disangka, ternyata saya menemukan masalah baru. Ketika menggunakan fitur upgrade [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 10px 5px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="wp_upgrades" border="0" alt="wp_upgrades" align="left" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/wp_upgrades.jpg" width="150" height="141" /> Ketika masuk ke halaman admin WordPress sekitar 2 minggu yang lalu, saya melihat peringatan untuk upgrade ke WordPress 2.8.5. Namun karena sibuk pindah ke hosting baru dan mengganti tema blog, saya menunda proses ini. Ketika ada waktu luang, akhirnya saya melakukan proses upgrade. Namun tanpa disangka, ternyata saya menemukan masalah baru.</p>
<p> <span id="more-588"></span><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="Fatal-error-Upgrading-WP" border="0" alt="Fatal-error-Upgrading-WP" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/FatalerrorUpgradingWP.png" width="454" height="144" />
<p>Ketika menggunakan fitur upgrade built in WordPress saya menemukan pesan kesalahan yang tidak pernah muncul sebelumnya.</p>
<blockquote><p><strong>Fatal error: </strong>Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted (tried to allocate 2354671 bytes) in <strong>/public_html/wordpress/wp-includes/http.php</strong> on line <strong>1331</strong></p>
</blockquote>
<p>Terus terang yang muncul pertama kali dalam pikiran saya adalah setting server hosting baru saya yang “tidak akomodatif”. Namun setelah berbicara dengan customer support &amp; melakukan sedikit riset dengan bantuan Google, saya menemukan solusinya.</p>
<p>Pesan kesalahan tersebut muncul karena ketika melakukan upgrade blog yang menggunakan cukup banyak plugin aktif (saya menggunakan 10+ plugin). Cara pertama adalah non aktifkan plugin-plugin tersebut sebelum proses upgrade &amp; ini pun belum pasti berhasil. Hmm sedikit merepotkan menurut saya. Cara kedua adalah dengan menaikkan memory limit PHP, sehingga ketika script untuk upgrade dijalankan tidak menghasilkan pesan fatal error. Caranya cukup sederhana:</p>
<ol>
<li>Dengan program FTP (FileZilla, SmartFTP, dll.) login ke website di mana WordPress di install.</li>
<li>Download file <strong>wp-config.php</strong> ke komputer Anda sebagai backup.</li>
<li>Jika Anda menggunakan FileZilla, <strong>klik kanan</strong> file wp-config.php yang ada di website dan pilih <strong>Edit</strong>.</li>
<li>Program text editor (biasanya Notepad) akan menampilkan isi file wp-config.php, tambahkan:
<p><strong><div class="note"><div class="noteclassic">define(&#8216;WP_MEMORY_LIMIT&#8217;, &#8217;64M&#8217;);</div></div></strong>      </p>
<p>di baris baru, setelah baris define(&#8216;DB_COLLATE&#8217;, &#8221;).</li>
<li>Simpan file (Ctrl+S) lalu tutup program text editor. FileZilla akan memunculkan pesan seperti ini:     <br /><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/filezille_upload_confirm.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="filezille_upload_confirm" border="0" alt="filezille_upload_confirm" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/filezille_upload_confirm_thumb.jpg" width="231" height="180" /></a>       <br />Tandai “Finish editing..” &amp; klik Yes. FileZilla akan mengupload secara otomatis file yang diedit.</li>
<li>Login ke halaman admin WordPress &amp; lakukan upgrade.</li>
</ol>
<p>Sedikit penjelasan (untuk yang ingin tahu), 64M adalah singkatan dari 64 Mega Bytes. Jadi kita mengubah besar ruang memory yang dapat digunakan oleh PHP untuk mengeksekusi sebuah script. Jika nilai ini terlalu besar, Anda bisa menggunakan nilai yang lebih kecil seperti 32M atau 16M.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2009/11/gagal-upgrade-wordpress-tambahkan-memory-limit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kirim Foto Tercetak Via Web, Gratis!</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/kirim-foto-tercetak-via-web-gratis/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/kirim-foto-tercetak-via-web-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 17:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tip & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[epostit]]></category>
		<category><![CDATA[freepostit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2009/09/kirim-foto-tercetak-via-web-gratis/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin setelah membaca judul ini hal pertama yang terpikir oleh Anda adalah “Kenapa tidak via email?” atau “Via MMS?”. Pertama, walau penggunaan Internet sudah “merakyat”, masih cukup banyak orang yang tidak begitu familiar dengannya, misalkan: kakek &#38; nenek Anda. Kedua, foto yang diterima adalah dalam bentuk fisik, di cetak di atas kertas foto. Jadi ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 10px 5px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="Mail" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/Mail.png" border="0" alt="Mail" width="128" height="128" align="left" /> Mungkin setelah membaca judul ini hal pertama yang terpikir oleh Anda adalah “Kenapa tidak via email?” atau “Via MMS?”. Pertama, walau penggunaan Internet sudah “merakyat”, masih cukup banyak orang yang tidak begitu familiar dengannya, misalkan: kakek &amp; nenek Anda. Kedua, foto yang diterima adalah dalam bentuk fisik, di cetak di atas kertas foto. Jadi ini bisa merupakan salah satu cara Anda mencetak foto secara gratis, terutama bagi Anda yang masih suka menyimpan foto dalam album/frame.</p>
<p><span id="more-497"></span></p>
<p>Bagaimana caranya? Cukup kunjungi web <a href="http://www.freepostit.com" target="_blank">ePOSTIT</a> dan mendaftarkan diri Anda. Anda dapat mengirim maksimal 4 lembar foto per surat, &amp; maksimal 5 alamat berbeda dalam 1 minggu. Sayangnya, jasa ini baru berlaku untuk pengiriman ke negara USA, Canada, UK, China, Hong Kong, Taiwan, Macau, Japan, India, Singapore, Philippines, Thailand, France, Denmark &amp; Finland (saya hanya menguji kirim ke Singapore).</p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/ePOSTITprovenSent.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="ePOSTIT-provenSent" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/ePOSTITprovenSent_thumb.jpg" border="0" alt="ePOSTIT-provenSent" width="504" height="352" /></a></p>
<p>Setelah menunggu lebih dari seminggu, akhirnya saya dapat kabar dari teman kalau kiriman saya sudah sampai. Foto di cetak di atas kertas foto Fuji Film. Terus terang saya berasumsi untuk menutup biaya cetak &amp; kirim, ePOSTIT akan menyertakan “banyak iklan” di dalam kiriman tersebut. Namun seperti yang Anda lihat, iklan yang ada hanyalah promo servis ePOSTIT sendiri dan tidak terlalu mengganggu. Walau saya cukup skeptis diawal, ternyata servis yang ditawarkan ePOSTIT cukup baik.</p>
<p><em>Terima kasih untuk Wiwied atas bantuannya.</em></p>
<p><a href="http://www.freepostit.com/" target="_blank">Website ePOSTIT</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/kirim-foto-tercetak-via-web-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Digsby, Pesan Instan + Jejaring Sosial</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/digsby-pesan-instan-jejaring-sosial/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/digsby-pesan-instan-jejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 03:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Freeware]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Tip & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[chat]]></category>
		<category><![CDATA[digsby]]></category>
		<category><![CDATA[IM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2009/08/digsby-pesan-instan-jejaring-sosial/</guid>
		<description><![CDATA[Image by Jeff Hester via Flickr Jika Anda punya beberapa IM (Instant Messenger) akun seperti Yahoo, MSN, Google Talk, dll. tentu akan kerepotan jika harus menjalankan semua program IM hanya untuk sekedar chat. Belum lagi semakin banyak banyak program yang Anda buka, semakin besar memory yang di konsumsi hingga bisa mempengaruhi kinerja komputer. Lalu bagaimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="margin: 1em; width: 120px; display: block; float: left" class="zemanta-img"><a href="http://www.flickr.com/photos/49503179907@N01/2248278518"><img style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; display: block; border-top: medium none; border-right: medium none" alt="Digsby Mascot" src="http://farm3.static.flickr.com/2182/2248278518_4ceda099d9_m.jpg" width="100" height="104" /></a>
<p style="font-size: 0.8em" class="zemanta-img-attribution">Image by <a href="http://www.flickr.com/photos/49503179907@N01/2248278518">Jeff Hester</a> via Flickr</p>
</p></div>
<p>Jika Anda punya beberapa IM (<em>Instant Messenger</em>) akun seperti Yahoo, MSN, Google Talk, dll. tentu akan kerepotan jika harus menjalankan semua program IM hanya untuk sekedar chat. Belum lagi semakin banyak banyak program yang Anda buka, semakin besar memory yang di konsumsi hingga bisa mempengaruhi kinerja komputer.</p>
<p> <span id="more-487"></span>Lalu bagaimana solusinya? Gunakan program IM multi protokol seperti <a href="http://www.blaszta.com/blog/2007/08/punya-account-chat-banyak-pake-pidgin-aja/" target="_blank">Pidgin</a> (dulunya Gaim), <a href="http://www.ceruleanstudios.com/" target="_blank">Trillian Astra</a> atau yang kini jadi favorit saya: <a href="http://www.digsby.com" target="_blank">Digsby</a>. Tadinya saya cukup enggan menggunakan Digsby karena program freeware ini penggunaan memory nya yang cukup rakus (pada versi Beta). Namun pengembang Digsby cukup tanggap, &amp; mulai membenahi masalah utama ini. Ketika Pidgin, IM yang biasa saya gunakan, bermasalah dengan Yahoo (bug ini kemudia dibetulkan pada versi 2.5.8), saya kembali tertarik menjajal Digsby. Ketika mencobanya akhirnya saya malah keterusan. Jadi mengapa Digsby? Sederhana saja, seperti slogan di websitenya Digsby = IM + Email + Social Networks.
</p>
<p><strong>Instalasi</strong></p>
<p>Anda dapat mengunduh Digsby dari websitenya: <a title="http://www.digsby.com/" href="http://www.digsby.com/">http://www.digsby.com/</a>. Namun yang Anda unduh ini sebenarnya hanyalah installer saja (yang besarnya hanya beberapa ratus kilobyte). Ketika dijalankan, installer ini baru mengunduh program utama dari website Digsby yang bisa memakan waktu lama karena program utama Digsby besarnya sekitar 16 MB.</p>
<p><div class="note"><div class="noteclassic">Cara Alternatif: jika Anda ingin menggunakan program download manager atau ingin melakukan instalasi Digsby secara offline, Anda dapat mengunduh Digsby dari alamat berikut: <a title="http://update.digsby.com/install/digsby_setup.exe" href="http://update.digsby.com/install/digsby_setup.exe">http://update.digsby.com/install/digsby_setup.exe</a> .</div></div></p>
<p><div class="note"><div class="noteimportant">Update: akhir-akhir ini muncul berbagai perdebatan mengenai cara-cara yang dilakukan Digsby untuk tetap menjadikannya sebagai freeware namun dapat mendanai biaya pengembangan. Saya sudah lama sekali tidak install Digsby dari awal (Digsby melakukan <em>auto update </em>secara otomatis ketika pertama kali dipanggil), &amp; ternyata versi installer dari link resmi Digsby menawarkan <strong>6 program/toolbar</strong> sebelum instalasi dimulai! Tentunya Anda dapat menolak program-program “sampah” ini (kecuali memang Anda benar-benar mengingininya). Jadi saya sarankan lebih unduh &amp; install menggunakan Cara Alternatif.</div></div></p>
<p>Untuk menggunakan Digsby, Anda perlu memiliki akun. Ketika instalasi, Anda akan diberi kesempatan untuk mendaftarkan diri secara gratis. Pada akhir instalasi pun, Digsby masih menawarkan berbagai “freebie”. Hilangkan tanda centang untuk fitur-fitur yang tidak Anda inginkan.</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/digsby_finish_install.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="digsby_finish_install" border="0" alt="digsby_finish_install" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/digsby_finish_install_thumb.jpg" width="503" height="387" /></a> </p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Pesan Instan</strong></p>
<p>Layaknya program chat muti protokol lainnya, Digsby menawarkan interkoneksi dengan akun IM seperti: AIM, MSN, Yahoo, Google Talk, ICQ, dan Jabber. Sebagai bonus, Digsby dapat mengintegrasikan <a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a> chat, sehingga Anda tidak perlu chat didalam window chat facebook yang sangat kecil. Bagi pengguna Pidgin, saya pernah membuat artikel <a href="http://www.blaszta.com/blog/2008/12/memadukan-facebook-chat-dengan-pidgin/" target="_blank">memadukan Facebook chat dengan Pidgin</a>.</p>
<p><div class="note"><div class="notetip">Jika Anda memiliki banyal teman yang sedang online pada Contact List, tekan Ctrl + F untuk menampilakn form pencarian.</div></div></p>
<p>Selain mengirim pesan instan, Anda dapat mengirim File (walau ketika saya coba beberapa kali gagal), SMS (belum pernah saya coba), dan menulis email, dan chat secara audio/video langsung ke lawan bicara.</p>
<p>Jika mengaktifkan fitur Log/History, Anda dapat melihat semua percakapan yang telah dilakukan (Tools &gt; Chat History) termasuk percakapan pada chat Facebook. Sayangnya Digsby menyimpan log percakapan menggunakan ID Facebook (angka) dan bukanlah email/nama user. Sedikit menyulitkan, namun Anda bisa menggunakan form Search.</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/digsby_rev.jpg" rel="lightbox"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="digsby_rev" border="0" alt="digsby_rev" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/digsby_rev_thumb.jpg" width="506" height="484" /></a></p>
<p>Fitur email yang ditawarkan oleh Digsby tidaklah seperti <em>full email client </em>layaknya Outlook maupun Thunderbird. Tepatnya Digsby menawarkan fitur <em>mail checker </em>(yang bisa diset intervalnya setiap 5 menit, dll.), preview dari email yang masuk, hapus email &amp; membuka email dengan aplikasi email client atau browser (untuk web based email seperti Yahoo, Gmail,dll.). Untuk menulis email, cukup klik icon Email pada window Chat.</p>
<p><strong>Jejaring Sosial</strong></p>
<p>Fitur ini merupakan senjata andalan Digsby, walaupun secara default Digsby baru mendukung Facebook, MySpace, LinkedIn &amp; Twitter. Menambahkan akun jejaring sosial pun cukup mudah melalu menu Preferences.</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/digsby_preference_rev.jpg" rel="lightbox"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="digsby_preference_rev" border="0" alt="digsby_preference_rev" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/digsby_preference_rev_thumb.jpg" width="504" height="379" /></a></p>
<p>Ketika dalam posisi aktif (hilangkan tanda centang untuk menonaktifkan), Anda akan diberitahu setiap update yang muncul berupa pop up di dekat tray icon. Dalam window utama Digsby juga akan muncul akun jejaring sosial Anda. Dan seperti fitur email preview, cukup dengan menggerakkan kursor mouse ke atas nama akun email akan keluarlah ringkasan isi dari jejaring sosial Anda.</p>
<p>Perlu diingat, semakin banyak akun chat, email &amp; jejaring sosial yang Anda miliki maka konsumsi memory Digsby pu meningkat. Saya memiliki 4 akun chat, 5 akun email &amp; 2 akun jejaring sosial dan memory yang dikonsumsi Digsby sekitar 43 MB. Relatif kecil menurut saya dibanding saya harus membuka 3 aplikasi chat, 2 aplikasi email, dan 2 tab pada browser secara terus menerus.</p>
<p><strong>Fitur Baru</strong></p>
<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 0px 5px 10px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="digsby_status_rev" border="0" alt="digsby_status_rev" align="right" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/digsby_status_rev.jpg" width="332" height="310" /> Digsby versi terbaru (Build 23447) membawa sejumlah fitur baru seperti Global Status, dimana Anda dapat mengupdate status semua akun chat &amp; jejaring sosial secara serentak (bisanya saya menggunakan servis dari <a href="http://ping.fm">http://ping.fm</a> untuk melakukan ini). Bersama munculnya fitur ini, Digsby meluncurkan situs untuk mempersingkat URL (alamat web): <a href="http://digs.by">http://digs.by</a> . Situs ini berfungsi layaknya <a href="http://bit.ly">http://bit.ly</a> (yang digunakan Twitter) namun saat ini nampaknya hanya bisa digunakan eksklusif pada Global Status Digsby.</p>
<p>Untuk mengantisipasi Windows 7, Digsby juga dibundel dengan skin baru yang tentu saja <em>matching</em> dengan tampilan Windows 7. Anda juga dapat mengunduh skin-skin lain (termasuk conversation theme, emoticon, sound, dll.) pada situs <a title="http://digsbies.org/site/" href="http://digsbies.org/site/">http://digsbies.org/site/</a>. Skin favorite saya pada situs ini adalah Vista.</p>
<p><strong>Kelemahan</strong></p>
<p>Sama dengan aplikasi chat multi protokol lainnya, Digsby memiliki kelemahan pada Audio/Voice &amp; Video chat, dua hal yang kebetulan sangat jarang saya gunakan. Audio &amp; Video chat pada Digsby menggunakan jasa situs pihak ketiga yaitu TokBox. Digsby juga baru mendukung platform Windows, namun versi Mac &amp; Linux sedang dalam pengembangan walau belum ada tanggal rilis resmi.</p>
<p>Bug yang saya temukan pada versi ini adalah: jika Anda memiliki beberapa akun email &amp; menggunakan lebih dari 1 email client, Digsby tidak dapat menyimpan preferensi email client per akun (yang dapat dilakukan pada versi sebelumnya).</p>
<p><em>Update: Digsby belum mendukung group/conference chat hingga versi ini. Kebetulan fitur ini juga jarang saya pakai. Thx to Wiwied.</em></p>
<p><em>Update 2: Masih berhubungan dengan cara yang dilakukan oleh Digsby untuk membuat programnya tetap gratis, Digsby menggunakan “sedikit” kinerja prosesor Anda ketika prosesor tidak dipakai (idle) untuk “grid/distributed&quot; computing”. Grid computing ini bertujuan untuk riset kanker, penelitian, dll. Jika Anda tidak berminat ikut serta, fitur ini dapat dimatikan dari menu Tools &gt; Preferences &gt; Support Digsby &gt; Help Digsby conduct research &gt; Disable.</em></p>
<p>Walaupun memiliki beberapa kelemahan, Digsby terus diperbaharui dan layak Anda pertimbangkan untuk efisiensi dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan.</p>
<p><a href="http://update.digsby.com/install/digsby_setup.exe">Download Digsby</a> (Direct Link, Freeware, 17 MB)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/digsby-pesan-instan-jejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook Emoticon &amp; Symbol</title>
		<link>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/facebook-emoticon-symbol/</link>
		<comments>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/facebook-emoticon-symbol/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 05:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blaszta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tip & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[emoticon]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blaszta.com/blog/2009/08/facebook-emoticon-symbol/</guid>
		<description><![CDATA[Facebook merupakan situs jejaring sosial yang sangat populer. Salah satu keunggulan Facebook adalah banyaknya fitur yang ditawarkan. Sering chat menggunakan Facebook? Tentunya Anda sudah pernah melihat smiley/emoticon (emotion + icon) pada fitur chat situs tersebut. Jika Anda pengguna program chat/instant messenger yang lain tentunya Anda tahu bahwa emoticon pada chat Facebook sangat terbatas. Atau tepatnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/fb_smiley.png"><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 10px 10px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="fb_smiley" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/fb_smiley_thumb.png" border="0" alt="fb_smiley" width="128" height="128" align="left" /></a> Facebook merupakan situs jejaring sosial yang sangat populer. Salah satu keunggulan Facebook adalah banyaknya fitur yang ditawarkan. Sering chat menggunakan <a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a>? Tentunya Anda sudah pernah melihat smiley/emoticon (emotion + icon) pada fitur chat situs tersebut. Jika Anda pengguna program chat/instant messenger yang lain tentunya Anda tahu bahwa emoticon pada chat Facebook sangat terbatas. Atau tepatnya berbeda. Berikut adalah list emoticon yang terdapat pada Facebook:</p>
<p><span id="more-470"></span></p>
<table border="0" width="335">
<tbody>
<tr>
<th width="52">Emoticon</th>
<th width="100">Name</th>
<th width="181">Shortcut</th>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="smile" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/smile.png" border="0" alt="smile" width="14" height="15" /></td>
<td width="100">smile</td>
<td width="181">: &#8211; )   : )   :] =)</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="tongue" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/tongue.png" border="0" alt="tongue" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">tongue</td>
<td width="181">: &#8211; P   : P   :-p :p =P</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="wink" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/wink.png" border="0" alt="wink" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">wink</td>
<td width="181">; &#8211; )   ; )</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="grin" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/grin.png" border="0" alt="grin" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">grin</td>
<td width="181">: &#8211; D   : D   =D</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="curlylips" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/curlylips.png" border="0" alt="curlylips" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">curly lips</td>
<td width="181">:3</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="kiss" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/kiss.png" border="0" alt="kiss" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">kiss</td>
<td width="181">:-* :*</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="grumpy" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/grumpy.png" border="0" alt="grumpy" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">grumpy</td>
<td width="181">&gt;:( &gt;:-(</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="glasses" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/glasses.png" border="0" alt="glasses" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">glasses</td>
<td width="181">8 – ) 8 ) B-) B)</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="sunglasses" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/sunglasses.png" border="0" alt="sunglasses" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">sunglasses</td>
<td width="181">8-| 8| B-| B|</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="upset" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/upset.png" border="0" alt="upset" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">upset</td>
<td width="181">&gt;:O &gt;:-O &gt;:o &gt;:-o</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="confused" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/confused.png" border="0" alt="confused" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">confused</td>
<td width="181">o.O O.o</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="shark" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/shark.gif" border="0" alt="shark" width="16" height="16" /></td>
<td width="100">shark</td>
<td width="181">(^^^)</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="gasp" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/gasp.png" border="0" alt="gasp" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">gasp</td>
<td width="181">:-O :O : – o : o</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="pacman" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/pacman.png" border="0" alt="pacman" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">pacman</td>
<td width="181">:v</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="squint" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/squint.png" border="0" alt="squint" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">squint</td>
<td width="181">-_-</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="devil" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/devil.png" border="0" alt="devil" width="14" height="15" /></td>
<td width="100">devil</td>
<td width="181">3:) 3:-)</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="unsure" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/unsure.png" border="0" alt="unsure" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">unsure</td>
<td width="181">:/ :-/ :\ :-\</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="frown" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/frown.png" border="0" alt="frown" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">frown</td>
<td width="181">: – ( : ( :[ =(</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="cry" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/cry.png" border="0" alt="cry" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">cry</td>
<td width="181">:'(</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="putnam" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/putnam.gif" border="0" alt="putnam" width="16" height="16" /></td>
<td width="100">Chris Putnam*</td>
<td width="181">:putnam:</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="robot" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/robot.gif" border="0" alt="robot" width="16" height="16" /></td>
<td width="100">robot</td>
<td width="181">: | ]</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="heart" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/heart.png" border="0" alt="heart" width="15" height="14" /></td>
<td width="100">heart</td>
<td width="181">&lt;3</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="angel" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/angel.png" border="0" alt="angel" width="16" height="15" /></td>
<td width="100">angel</td>
<td width="181">O:) O:-)</td>
</tr>
<tr>
<td width="52"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="kiki" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/kiki.png" border="0" alt="kiki" width="14" height="14" /></td>
<td width="100">kiki</td>
<td width="181">^_^</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>* Chris Putnam adalah salah satu software engineer Facebook.</p>
<p><div class="note"><div class="noteclassic">Beberapa shortcut emoticon saya tambahkan spasi diantara karakternya, karena blog ini secara otomatis mengubahnya menjadi smiley.</div></div></p>
<p>Selain itu Anda juga dapat memasukkan simbol, walau ada trik tersendiri untuk memasukkan simbol:</p>
<p><strong>Pada desktop PC:</strong></p>
<ul>
<li>Tekan &amp; tahan tombol <strong>Alt</strong> pada keyboard.</li>
<li>Sambil menekan tombol Alt masukkan <strong>Kode</strong> berikut untuk menampilkan simbol yang sesuai.</li>
</ul>
<p><div class="note"><div class="noteimportant">Anda harus menggunakan angka pada sisi kanan keyboard untuk memasukkan kode, bukan angka-angka di atas abjad, atau simbol tidak akan muncul.</div></div></p>
<p><strong>Pada laptop/notebook:</strong></p>
<ul>
<li>Tekan &amp; tahan tombol <strong>Alt</strong> pada keyboard.</li>
<li>Sambil menekan tombol Alt, tekan &amp; tahan tombol <strong>Fn</strong>.</li>
<li>Sambil menekan tombol Alt dan Fn masukkan <strong>Code</strong> berikut untuk menampilkan simbol yang sesuai.</li>
</ul>
<p><div class="note"><div class="noteimportant">Anda harus menggunakan angka yang terdapat pada bagian abjad keyboard (biasanya angka ditulis disamping abjad pada satu tombol, misalkan U,I,O,J,K,L,M dan warnanya berbeda), bukan angka pada sisi atas, atau simbol tidak akan muncul.</div></div></p>
<p>Berikut adalah kode yang dapat digunakan:</p>
<p><a href="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/fb_symbol.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="fb_symbol" src="http://www.blaszta.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/fb_symbol_thumb.jpg" border="0" alt="fb_symbol" width="256" height="455" /></a></p>
<p><a href="http://www.facebookemoticons.com" target="_blank">Sumber</a> <em>(Thx untuk Maya untuk ide tulisan ini)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blaszta.com/blog/2009/08/facebook-emoticon-symbol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

