Pictomio, Image Browser yang Cantik
Punya koleksi foto/image segudang tapi masih pakai “Microsoft Windows Image & Picture Viewer” untuk melihatnya? Wah itu mah keterlaluan…
Sudah banyak aplikasi Image Viewer/ Browser/ Management (IrfanView, FastStone ImageViewer, Picasa) gratisan dengan kemampuan yang tidak kalah (malah beberapa lebih baik) dari versi yang komersil.
Tapi kali ini gw mau nampilin Pictomio, image broser yang mengandalkan kemampuan GPU (Graphic Processing Unit/VGA Card). Tampilan “flip album” a la iTunes (dan juga iPod/iPhone) memang membuatnya “berbeda” dengan aplikasi2 image viewer ber-basis Windows.
Karena Pictomio mengandalkan GPU (yang sudah dilengkapi ShaderModel 2.0 dan minimal 128 MB video RAM), aplikasi ini akan terasa “berat” jika digunakan oleh PC/notebook yang relatif berumur/tidak memiliki VGA dengan RAM yang cukup. Beberapa interface Pictomio juga mengandalkan GPU karena berupa “semi-transparent” layer yang hanya muncul ketika kita mengarahkan cursor ke salah satu bagian foto (mis: kontrol slide show ketika dalam mode “Filmstrip”).
Walaupun cantik, Pictomia juga dilengkapi dengan berbagai fitur untuk management foto. Dari memberi annotation (catatan), tag, rating, mengurutkan berdasarkan waktu, dan lain-lain. Sayangnya Pictomio tidak menyediakan fitur basic image editing seperti crop, adjust color, dll. Tapi dengan mengklik kanan image dan memilih “Open With..” (kadang kala menu ini terletak di dalam menu “Associated commands”) kita dapat dengan cepat mengedit image dengan program lain (mis: Photoshop).
Salah satu fitur yang menarik dari Pictomio adalah SlideShow. Jika kebanyakan aplikasi lain hanya menawarkan basic slideshow dengan beberapa efek transisi (sering kali ditawakan pilihan “random transitition” agar penonton tidak bosan), Pictomio menawakan kustomisasi hingga setiap transisi antar foto. Tampilannya sudah seperti aplikasi video editor basic, lengkap dengan timeline dan diantara tiap foto disediakan tombol dimana kita mengatur transisi apa yang digunakan dan berapa lama durasinya. Setelah selesai, kita dapat menyimpan slideshow tersebut untuk digunakan dikemudian hari. Sayangnya tidak ada pilihan untuk meng-export hasil slideshow ini kedalam format movie.
Jika kamu memiliki PC yang mampu menjalankan Pictomio, aplikasi ini sangat menarik untuk digunakan.
[...] nama yang cukup familiar… dengan Pathology (hahaha..). Dalam artikel blog sebelumnya, Pictomio merupakan program “image viewer” dengan berbagai fitur yang membuat Anda [...]