Free HD Image/Recovery.. My Way!
Hari ini gw baca artikel di Lifehacker soal backup di Mac, and di bawah artikel itu ada link buat PC version dgn judul: Partition and Image Your Hard Drive with the System Rescue CD. System Rescue CD ? Apaan nih? Emang ada di Windows? Nah ini yg jd paradox.. System Rescue CD itu adalah LiveCD Linux yg udah di lengkapin berbagai tool untuk recovery data PC berbasis Windows (jadi ngingetin running Windows from CD a la Bart PE… but that’s another story).
Bagi yang belum ngerti apa itu HD (hard drive/disk) Image / Recovery, di kalangan warnet hal ini di kenal sebagai Deep Freeze or Ghost, so proses ini intinya menyimpan “snap shot” dari kondisi partisi (beserta data tentunya) dan di simpan ke dalam satu file image (kondisi melakuka snap shot terbaik adalah ketike system baru selesai di install Windows & aplikasi yg biasa di gunakan). Jika suatu saat system tidak stabil (bug/virus/etc) or rusak, kita bisa kembali ke kondisi awal dengan menggunakan image partisi tersebut. Seperti punya nyawa ke dua rasanya… Ini adalah hal pertama yg gw lakukan setelah install Windows + aplikasinya. So the next time itu PC rusak, gw tinggal restore image nya… Praktis bukan?
Catatan: Selalu simpan data di dalam partisi kedua (biasanya drive D), sehingga tidak hilang ketika image di-restore. Gunakan 3rd party software untuk me-“mirror” data Outlook/Outlook Express (jika tidak mau memindahkan default penyimpanan data ke partisi ke dua) dan bookmarks/profile dari Firefox.
Artikel di lifehacker tersebut cukup deskriptif dengan berbagai screen shot, namun gw melihat satu permasalahan utama: System Rescue CD (gw singkat SRCD aja ya) tidak user friendly untuk pengguna awam. Titik. Gw bukan masalahin Linux nya, tapi kalau elo pernah jalanin SRCD, loe pasti ngerti kalau SRCD tidak menggunakan desktop manager yg umum (KDE, Gnome, Xfce) so user gak bakal nemuin tampilan menu or taskbar. Buat user yang sudah tahunan make Windows, tentu akan pusing 7 keliling di berikan tampilan seperti ini.
So, apa bener2 perlu Linux untuk buat image partisi under Windows? Kan ada Ghost or TrueImage? Yang 2 ini program komersil, so otomatis gak masuk itungan gw (walau Acronis TrueImage tetep jadi andalan gw, tp for different purpose). Kenapa gak pake DriveImage XML yang gratisan? Terus terang gw udah pernah download ini program tapi, sampai saat ini blom sempet nyoba
Maybe next time gw coba bikin review-nya.
Nah, sekarang gw mau memberikan tips buat bikin Hard disk image/recovery secara GRATIS dan masih under Windows!! Tapi sayangnya, ini ada syaratnya…:
- Hard disk loe harus merk Seagate/Maxtor (untuk mengenali, klik kanan icon drive pada Windows Explorer dan klik Properties. Klik tab Hardware dan perhatikan nama disk. Hard disk Seagate bisanya di mulai dengan huruf ST). Kalau gak punya hard disk Seagate/Maxtor, bisa diakalin dengan menancapkan hard disk eksternal merk tersebut sementara.
- Operating System loe harus Windows Vista; yang ini optional. Kalau loe hanya punya 1 HD dengan 1 partisi, ini jadi wajib
.
So, mari kita mulai tip & tricks ini:
Langkah 1: Siapkan Ruang di Hard Disk
Karena kita akan membuat “image” dari sebuah partisi, otomatis kita tidak bisa menyimpan file hasil image tersebut di partisi yang sama. So, minimal kebutuhan untuk tips ini adalah hardi disk (satu buah) dengan 2 partisi atau 2 buah hard disk (berbeda ukuran tidak masalah). Kalau PC or notebook baru loe hanya memiliki 1 partisi dan sudah menggunakan Vista, ada cara mudah membuat partisi ke dua menggunakan fitur Shrink Volume built in Vista.
Klik tombol Start dan ketik “Computer Management” pada search field (atau klik kanan icon My Computer dan pilih Manage). Klik Disk Management (di bawah Storage) untuk melihat konfigurasi semua har disk pada system. Shrink Volume dapat di panggil ketika meng klik kanan sebuah partisi atau klik Action > All Tasks > Shrink Volume ketika memilih salah satu partisi. Fitur ini otomatis “menyusutkan”partisi yang ada ke ukuran minimal yang mungkin (tergantung isi dari hard disk). Setelah partisi di susutkan (kurang lebih 40 GB maka akan ada ruang yang tersisa untuk membuat partisi baru.
Langkah 2: Download dan install Seagate DiscWizard
Download DiscWizard dari website Seagate, kurang lebih 102 MB. Wah gede banget ya? Tapi gak rugi kok download ini! Kenapa? Karena Seagate DiscWizard ini sebenernya Acronis TrueImage yang diberi merk Seagate! Nah kapan lagi bisa punya TrueImage gratisan? Emang sih versi Seagate ini ada keterbatasan fitur2nya, tapi fitur2 tsb gak begitu essential (seperti backup folder tertent, backup setting aplikasi, dan backup email) atau bisa digantikan oleh program freeware lainnya.
Walau di website Seagate ada software MaxBlast untuk hard disk Maxtor (Maxtor di akusisi Seagate beberapa tahun yang lalu), namun DiscWizard bisa digunakan untuk kedua merk hard disk tsb.
Langkah 3: Buat image dari Partisi C (atau partisi lainnya)
Jalankan DiscWizard dan pilih menu Image Backup, dan ikutin step-by-step wizard yang muncul. Simpan Image ini ke partisi kedua atau hard disk external. DiscWizard juga memiliki kemampuan backup langsung ke CD/DVD tapi gw gak pernah nyoba.
Catatan: image hasil backup partisi utama (drive C) Vista bisa memakan tempat sekitar 10 GB atau lebih (tergantung banyaknya aplikasi yang diinstall). Pastikan partisi loe memiliki space yang cukup.
Kalau ini pertama kali loe bikin image, pilih opsi Full Backup. Selanjutnya bisa memilih Incremental/Differential Backup.
Langkah 4: Buat Bootable Media (CD Bootable)
Buat apa sih bikin CD Bootable? Just in case in emergency dan PC loe gak bisa booting, loe cukup masukin CD ini dan restore image menggunakan CD ini. Mantab kan? CD ini juga bisa digunakan untuk membuat image, tapi lebih lamban di banding versi under Windows nya.
Klik menu Create Bootable Media dan pilih semua aplikasi (sekitar 47,5 MB so cukup banget buat 1 CD). Berikutnya loe akan ditawarin opsi untuk mem-burn langsung atau hanya membuat file ISO (yg nantinya bisa di burn ke CD dengan Nero atau software pembakar freeware favorit gw: InfraRecorder). Simpan CD ini baik2, karena entah kapan loe bakal butuh ini CD.
Nah simple kan?
Sebagai catatan, DiscWizard/TrueImage juga memiliki fitur lainnya seperti Clone Disc (kalau punya hard disk baru dan mau mindahin semua data/instalasi Windows tanpa harus install dari awal) dan Add New Disc (bikin partisi untuk hard disk baru). Selain itu loe juga tetep bisa mengakses file individual dalam Image tanpa harus me-restore Image secara keseluruhan dengan menggunakan fitur Image Restore atau Mount Image Backup (image di mount dan akan tampil sebagai drive tersendiri, misalkan drive E). Keren kan?
Pokoknya, kalau loe punya hard disk Segate/Maxtor, gak ada ruginya deh download ini program!

bro, tanya dikit soal acronis nih.klo hdd sata nga bisa detect u tau cranya nda?
trims
Gak ke detect sama siapa nih, OS apa Acronis? Kalau OS, bisa juga mother board nya blom support SATAII dst. Coba cari patch bios di website pembuat mobo.
Kalau Acronis, wah itu rada2 aneh. Emang hd ente merk apa?
wah… thanks postingannya… that helps….
^_^
@SAWLS
Sama2…
Trims, jadi tambah tahu, btw selama ini masih pakai ghost, kalo yg ini free kan bisa kurangi dosa (gak pakai bajakan)
Betul Mas Nanang Ars… Lebih nyaman dihati…
Mas, gmn caranya jika ingin menambah kapasitas drive C yg diambil dari partisi yg lainnya? OS yg sy gunakan Vista lho.
Thanx b4.
Untuk hal ini perlu 2 tahap:
- Kecilkan partisi/drive D
- Perbesar partisi/drive C
Saya sarankan gunakan tool freeware Easeus Partition Manager ( http://www.partition-tool.com/personal.htm ). Untuk prosedur resize/move dapat dilihat di: http://www.partition-tool.com/easeus-partition-manager/help/resizing-and-moving-partition.htm
Secara ringkasnya:
- Jalankan program ini, klik kanan drive D pilih resize/move
- Kurangi space drive D (sesuai dengan space C yang ingin ditambahkan nantinya) lalu geser partisi D ke kanan (cukup drag saja), hingga ada ruang antara di bagian depan
- Klik OK
- Klik kanan drive C plih resize/move
- Perbesar drive C (max)
- Klik OK
Backup partisi anda sebelum melakukan prosedur ini (misalnya dengan menggunakan DiscWizard/Aconis True Image)
Trimakasih atas trik2nya.
Kebetulan selama ini, saya mencari software untuk bisa membackup system karena cd recovery hilang.
Terima kasih rockslide… senang bisa membantu…
mas, CD rec NB sy ilang. di HD drive D ada recoverynya. Biasanya kalo sy mau instal ulang windows vista, pas booting pencet F11. Blm lama sy iseng update firmware HD nya. Tp malah ngaco. Kalo booting trus pencet F11 ga bisa msk rec. Padahal tombol F11 berfungsi baik. Tolong bantu bgmn caranya sy bisa instal win vista bawaan NB. Skrg pake win 7. Makasih banget atas pencerahannya.
Paling amannya Mas Hermawan, bawa ke servis center sesuai merk notebook terdekat. Kalau tidak, coba downgrade firmwarenya terlebih dahulu. Jika notebook anda merk HP, coba ini: http://www.pctechbytes.com/hprecovery.htm
NB sy HP Pavilion DV6600. HD nya Hitachi 160gb SATA. di drive D msh ada recoverynya. Gmana caranya nge burn recvry di drive D ke DVD ? thank’s ya mas.
Sayangnya tidak ada cara mudah untuk memindahkan partisi recovery ke dalam dvd (salah satunya dengan menggunakan gparted linux cd). Saya sarankan Mas Hermawan bawa servis center HP saja.
Ada cara untuk memakai/menjaga supaya hard disk external tetap tahan lama dan minim error?
Lex dePraxis
Romantic Renaissance
Yang pasti jangan dibanting
Jangan terbentur benda keras dan selalu gunakan fitur “safely remove device” pada Windows.
saya mau tanya, external HD q ga bisa detect di komp or laptop dan ada suara di HD..knp y???
Mohon solusinya dunk coz banyak data penting..
trims
Kalau ada suara keluar dari external HD kemungkinan besar ada bad sector/scratch pada piringan hard disk. Coba di komputer lain, jika bisa di akses langsung copy data dari dalam hard disk. Sebaiknya menggunakan “terra copy” atau “unstopable copier” (bisa cari via google) untuk copy datanya, jadi tidak berhenti ketika ada error.
sudah dicoba dibeberapa komputer tp tetep g detect..gmn y caranya nyelametin datanya??
sudah dicoba dibeberapa komputer, and tetep g bisa detect..gmn y???
sudah dicoba dibeberapa komputer,tapi tetep g bisa detect..gmn y caranya supaya data bs di selametin??